Lawan Mager dengan Ayo Indonesia Bergerak

Hidup serba mudah memang asik, seperti berjalan dengan eskalator atau lift yang memudahkan menuju lantai yang tinggi. Begitu pula ketika ingin ke warung atau ke rumah tetangga yang terhalang 7 pekarangan, maka menggunakan motor sudah menjadi hal yang biasa. Maka tak terasa, tubuh menjadi mekar karena males gerak. Akhirnya saya pun berusaha Lawan Mager dengan Ayo Indonesia Bergerak. Kenapa mesti ayo Indonesia bergerak? Karena kalau ramai-ramai seringnya nggak berasa, beda kalau sendirian, berasa beratnya.

Ayo Indonesia Bergerak menjadi tagline Anlene dalam mendorong masyarakat Indonesia untuk menjadi bangsa yang lebih aktif dalam melawan gaya hidup sedentari. Kalau saya sendiri berusaha untuk bergerak dengan berbagai hal yang menjadi kebiasaan atau gaya hidup sekarang yang serba mudah dan praktis. Sangat membantu sih, tapi kok badan saya malah jadi melar.

Ayo Indonesia bergerak menjadi salah satu hal yang menarik, sebuah perbuatan inspiratif yang mengajak kita bersama untuk bergerak. Apalagi saya selalu berpendapat bahwa seutuhnya semua bergerak, bahkan bumi pun bergerak pada porosnya. Maka, senantiasa kita pun bergerak, meski raga diam, aliran darah, otot tubuh bergerak.

Pada dasarnya semua bergerak, namun gerak tersebut berada pada suatu sistem yang menjadi utuh dengan setiap ketetapan-Nya. Hal yang demikian hendaknya menjadi inspirasi untuk tetap berada dalam suatu rangkaian yang pasti, maka kita dalam menjalankan raga ini mengikuti gerak ilahi, gerak yang senantiasa diniatkan untuk kehendak-Nya.

Ayo Indonesia bergerak menjadi selaras untuk memulai dengan niat dan kehendak. Letaknya pada setiap satuan dengan berbagai hal yang menjadi kenyataan. Badan saya mekar, bukan berarti melihat diri dengan kegemukan dan segala keluh yang menyertai, tetapi melihat untuk introspeksi diri dan evaluasi, yang ternyata dalam keseharian saya masih kurang gerak.

Bekerja di depan komputer membuat diri terpaku dan diam, apalagi bila sudah asik dengan pekerjaan sendiri, maka itu bisa seharian tetap di depan komputer. Saya pun menyadari bahwa itu akan menyebabkan kegemukan. Berbeda dengan setiap hal yang menjadi sebuah kriteria pada setiap hal yang menjadi suatu perjalanan yang nyata.

Saya pun nemulainya dengan mengambil minum dalam gelas. Dengan bolak balik ke dispenser untuk mengambil air minum, maka itu salah satu cara untuk melepaskan duduk terus di depan komputer. Untungnya tempat kosan saya cukup jauh jaraknya dari jalan raya naik angkot, maka dengan perjalanan nanggung (alias naik ojek bentar, jalan kaki juga lumayan jauh), itu membantu saya juga untuk melangkah.

Bila akhir pekan, meski tidak setiap minggu, pada setiap bulannya saya biasa ada jalan-jalannya ke tempat-tempat hijau. Biasanya saya ngaprak ke situs-situs megalitikum, yang berada di perbukitan, ataupun ke tempat-tempat bersejarah.

Hal tersebut ternyata masih kurang, karena saya kurang olahraga. Jalan kaki menjadi salah satu olahraga saya yang akhirnya membuat saya ngaprak. Namun saya terpikirkan untuk mengetahui langkah saya setiap harinya, padahal kata dokter Ade Tobing, kalau dalam sehari kurang dari 5000 langkah maka itu masuk ke sadentari alias mager.

Rabu, 11 April 2018, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti talkshow ayo Indonesia bergerak yang diinisiasi oleh Anlene, salah satu brand susu yang memperkenalkan akan aktivitas olahraga. Dengan dipandu oleh Indri Barends, talkshow berasa seru dan interaktif.

Hadir sebagai narasumber, Dr. Ade Jeanne L. Tobing, SpKO, dokter spesialis kedokteran olahraga dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, menjelaskan, bahwa tulang, sendi, dan otot bekerja sama untuk mendukung setiap gerakan yang kita lakukan setiap hari. Tulang adalah jaringan hidup yang mengalami perusakan dan pembentukan (remodeling), latihan fisik dengan pembebanan (weight bearing exercise) menyebabkan jaringan tulang baru terbentuk sehingga membuat tulang lebih kuat dan padat. Aktivitas fisik semacam ini juga membuat sendi lebih fleksibel dan otot lebih kuat. Tulang, sendi, dan otot menjadi lebih kuat ketika otot mendorong dan menarik tulang selama latihan fisik.

Maka, kegiatan fisik dengan gerak turut membantu dalam pergerakan tulang, sendi dan otot. Saya kira yang bergerak otot saja, ternyata tulang juga gerak dan tumbuh. Begitu pula dengan sendi, subhannallah, hal yang tak pernah terpikirkan akan bagaimana proses pergerakan mereka di dalam tubuh kita. Betapa tubuh ini merupakan padu dari kesatuan berbagai unsur dan entititas. Dengan demikian, maka kita yang mendapatkan amanah memang harus menjaga dan merawat diri sebagai bagian perjalanan menjadi makhluk dan hamba Tuhan.

Dr. ade lebih lanjut memaparkan bahwa latihan fisik idealnya dapat mewakili tiga kategori, yaitu Cardiorespiratory fitness, Stretching, dan Strengthening. Semuanya dapat diaplikasikan di dalam rumah. Contohnya, kita dapat melakukan latihan di kursi ruang makan atau jogging memutari halaman untuk cardiorespiratory fitness. Kita dapat stretching menggunakan sapu dan bahkan melakukan gerakan strengthening dengan handuk setelah mandi. Latihan fisik ini dapat dilengkapi dengan olahraga teratur seperti aerobik, yoga, atau pilates yang akan membantu kesehatan tulang, sendi, dan otot.

Penjelasan Dr. Ade Jeanne L. Tobing, SpKO membuka cakrawala tentang latihan fisik dalam kegiatan sehari-hari. Itu pun bisa saya lakukan dalam aktivitas di kosan atau kantor dalam membantu latihan fisik.

Pembicara selanjutnya, Ines Yumahana Gulardi, Senior Nutrition Manager, Fonterra Brands Indonesia, menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia bergerak aktif untuk melawan gaya hidup tidak aktif atau sedentari. Sangatlah penting untuk menjaga kesehatan tulang, sendi dan otot agar tetap kuat dan sehat. Ketiganya merupakan bagian dari sistem musculoskeletal, yang mendukung kemampuan kita untuk dapat memiliki postur yang baik, keseimbangan dan untuk bergerak aktif.

Sedentari atau males gerak ini memang sedang kita rasakan bersama, karena menuju ke tujuan terdekat aja harus naik motor atau mobil. Maka untuk membantunya seperti yang dikatakan Bu Ines mengubah gaya hidup untuk lebih sehat, alias gaya hidup sehat, yaitu dengan mempraktikkan olahraga rutin dan memilih pola makan yang sehat dan seimbang.

Anlene sebagai bagian dari pola makan yang sehat seimbang, dengan formulasi MoveMax mengandung zat gizi yang membantu menjaga kekuatan dan kesehatan tulang, sendi dan otot, sehingga kita dapat bergerak aktif dan melawan gaya hidup sedentari mengkampanyekan Ayo Indonesia Bergerak. Hal yang sedang verlangsung sekarang dengan perjalanan jalan kaki perjalanan estafet bersama komunitas lokal dari Yogyakarta menuju Jakarta, hal ini
untuk menunjukkan Indonesia mampu bergerak lebih aktif.

Kampanye Ayo Indonesia Bergerak meliputi estafet dari Yogyakarta ke Jakarta ini diikuti sebanyak 250 pelari dan pesepeda dilepas untuk melakukan perjalanan sejauh 600 KM ke Jakarta melewati sejumlah kota seperti Kebumen, Purwokerto, Ciamis, Bandung, dan Bogor pada peluncuran di Yogyakarta 8 April 2018 lalu.

Kegiatan yang bertujuan untuk menginspirasi masyarakat Indonesia bergerak lebih aktif dalam melawan gaya hidup sedentari ini berakhir dengan puncak acara di Jakarta pada 22 April 2018 mendatang. Bukan hanya itu, dalam event ‘Ayo Indonesia Bergerak’ tersebut menghadirkan kegiatan-kegiatan menarik, seperti MoveMax Arena, Cooking Class, dan Fun walk.

Aktivitas perjalanan estafet ini dapat dipantau melalui akun resmi media sosial ANLENE yaitu Facebook (Anlene Indonesia) dan Instagram (@anlene_indonesia).

Rohini Behl, Technical Marketing Advisor, Fonterra Brands Indonesia dalam sambutannya mengatakan bahwa bangsa yang kuat bermula dari masyarakat yang kuat dan kami mengajak masyarakat Indonesia untuk bergerak lebih aktif demi Indonesia yang lebih sehat dan kuat.

Kampanye Ayo Indonesia Bergerak ini selaras juga dengan program pemerintah, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang mendorong masyarakat untuk bergerak lebih aktif.

Dengan bergerak aktif serta menjaga kesehatan, kekuatan dan fleksibilitas tulang, sendi, dan otot, kita telah melakukan langkah penting untuk melawan gaya hidup sedentari. Maka, lawan mager dengan Ayo Indonesia bergerak.

Advertisements