Lalaki Nu Nitip Alam

Lalaki tengah tuwu neuteup ka pasawahan nu hejo ngemploh. Hiliwir angin gugupay ka bulu mata ngajak nutup bola mata. Tapi lalaki nu ngiuhan dina suang nu dipayungan eurih nahan tunduh.

“Iraha kuring bisa ningal anjeun deui,” teuteupna anteb neuteup titipan Dewi Pohaci, tresnana Sang Dewi dina hejona pahumaan asri. Baca lebih lanjut

Tiga Hikmah Pembelajaran Nabi Musa kepada Nabi Khidir

Berbahagialah bagi orang yang mendapatkan bimbingan. Secara keras ataupun lembut mengingatkan dan membimbing tentang perjalanan hidup dan kehidupan. Hidup sendiri adalah proses, proses dalam menjalankan kehidupan. Bicara hidup, tentunya akan berkaitan dengan mati. Hidup dan mati berada dalam proses perjalanan. Berbicara tentang rahasia hidup, kita bisa belajar pada kisah Nabi Musa as dan Nabi Khidir. Sebuah kisah yang termaktub langsung dalam Al-Qur’an, Surah Al-Kahfi ayat 66-82, sehingga kita dapat memahami hakikat dari kisah tersebut.

Dalam riwayat Ibnu Abbas dari Ubay ibn Ka’ab, Rasulullah saw bersabda, bahwa pada suatu hari, Nabi Musa sedang berada di antara kaum Bani Israil. Ada yang bertanya kepada Nabi Musa, “Siapakah orang yang paling berilmu?”
“Aku,” jawab Nabi Musa.
Allah swt kemudian menegur Nabi Musa as, “Sesungguhnya, di sisi-Ku ada seorang hamba yang berada di pertemuan dua buah lautan dan sesungguhnya dia lebih berilmu daripada kamu.”
“Wahai Tuhanku, dimanakah aku dapat menemuinya?”
“Bawalah bersama kamu seekor ikan di dalam sangkar dan sekiranya ikan tersebut hilang, di situlah kamu akan bertemu dengan hama-Ku itu,” firman Allah.

Setelah mendapat teguran dari Allah swt, Nabi Musa berkeinginan kuat untuk bertemu dengan hamba yang saleh tersebut, sekaligus berguru kepadanya.

Nabi Musa yang ditemani oleh Yusya ibn Nun ibn Ifraim ibn Yusuf melakukan perjalanan untuk bertemu dengan Nabi Khidir. Yusya membawa ikan dalam sangkar sebagai perbekalan perjalanan. Mereka berdua terus berjalan, dan karena lelah mereka beristirahat di sebuah batu. Tiba-tiba ikan dalam sangkar berontak dan jatuh ke air yang mengalir ke laut. Yusya takjub, karena ikan yang semula mati, hidup kembali. Dia belum cerita kepada Nabi Musa atas peristiwa tersebut, karena lelah, Yusya langsung tertidur. Setelah cukup beristirahat, mereka melanjutkan perjalanan. Yusya lupa tidak menceritakan peristiwa ikan kepada Nabi Musa.

Perjalanan sehari semalam sudah mereka lewati, sampai pada suatu pagi Nabi Musa berkata kepada Yusya, “Bawalah kemari makanan kita, sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini.”

“Ketika kita mencari tempat berlindung di batu tadi, saya lupa menceritakan tentang ikan it. Tidak lain yang membuat lupa untuk menceritakannya kecuali setan, dan ikan itu kembali masuk ke dalam laut dengan cara yang amat aneh,” kata Yusya.

Nabi Musa teringat bahwa mereka sebenarnya sudah menemukan tempat pertmuan dengan hamba Allah yang sedang mereka cari. Keduanya pun kembali ke batu, tempat mereka beristirahat.

“Itulah tempat yang kita cari,” kata Nabi Musa.

Setibanya mereka di tempat yang dituju, mereka melihat seorang lelaki yang berjubah putih bersih. Nabi Musa mengucapkan salam kepadanya. Nabi Khidir menjawab salam, lalu bertanya, “Dari mana datangnya kesejahteraan di bumi yang

Setibanya mereka di tempat yang dituju, mereka melihat seorang hamba Allah yang berjubah putih bersih. Nabi Musa pun mengucapkan salam kepadanya.
“Dari mana datangnya kesejahteraan di bumi yang tidak mempunyai kesejahteraan,” jawab Nabi Khidir. “Siapakah kamu?” Tanya Nabi Khidir.

“Aku adalah Musa,” jawab Nabi Musa.
“Musa dari Bani Israil?” Tanya Nabi Khidir.
“Iya, aku datang menemui Anda untuk belajar akan ilmu dan kebijaksanaan,” jawab Nabi Musa.
“Sesungguhnya kamu tidak akan sanggup bersabar bersamaku,” kata Nabi Khidir. “Wahai Musa, sesungguhnya ilmu yang kumiliki ini ialah sebaggian dari ilmu yang Allah karuniakan dan ajarkan kepadaku, tetapi tidak diajarkan kepadamu. Kamu memiliki ilmu yang Allah ajarkan kepadamu yang tidak aku ketahui,” lanjut Nabi Khidir.

“Insya Allah, Anda akan mendapatkan diriku sebagai seorang yang sabar dan tidak akan menentang dalam suatu urusan pun,” kata Nabi Musa.
“Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu pun sehingga aku sendiri menerangkannya kepadamu,” kata Nabi Khidir.

Demikianlah, seterusnya Nabi Musa mengikuti kemana pun Nabi Khidir melangkah. Dalam perjalanan tersebut, terjadilah beberapa peristiwa yang menguji diri Nabi Musa yang telah berjanji untuk tidak bertanya sesuatu pun atas tindakan atau peristiwa yang dilakukan oleh Nabi Khidir. Setiap tindakan Nabi Khidir dianggap aneh dan membuat Nabi Musa mempersoalkannya. Kejadian pertama, Nabi Khidir melubangi perahu yang mereka naiki. Nabi Musa tidak dapat menahan hati untuk bertanya, lantas Nabi Khidir mengingatkan akan janji Nabi Musa kepadanya. Nabi Musa pun meminta maaf.

Kedua, ketika sampai di suatu daratan, Nabi Khidir membunuh seorang anak yang sedang bermain dengan kawan-kawannya. Peristiwa tersebut kembali membuat Nabi Musa menanyakan tindakan yang dilakukan oleh Nabi Khidir. Dan Nabi Khidir kembali mengingatkan akan janji Nabi Musa. Dan ini kesempatan terakhir Nabi Musa untuk bisa ikut Nabi Khidir. Bila bertanya kembali, maka Nabi Musa harus rela pergi tidak mengikuti perjalanan Nabi Khidir. Nabi Musa pun berjanji.

Perjalanan selanjutnya memasuki perkampungan. Mereka hendak istirahat di rumah penduduk tersebut, tetapi warga di sana tidak ramah dan tidak menerima mereka. Tindakan penduduk membuat kesal Nabi Musa, tetapi Nabi Khidir malah memerintahkan Nabi Musa untuk turut membantu membangun salah satu rumah penduduk yang telah roboh. Nabi Musa pun tidak bisa menahan dirinya untuk tidak menanyakan atas tindakan Nabi Khidir tersebut. Maka, sesuai kesepakatan, bila Nabi Musa bertanya lagi, maka dia tidak diperkenankan untuk mengikuti perjalanan Nabi Khidir.

Nabi Khidir mnjelaskan hal-hal yang Nabi Musa tanyakan. Pertama, Nabi Musa membocorkan perahu yang mereka tumpangi karena perahu itu dimiliki oleh orang yang miskin dan di daerah itu tinggal seorang raja yang suka merampas perahu milik rakyatnya. Kedua, membunuh anak kecil karena kedua orangtua anak tersebut adalah pasangan yang beriman dan jika anak ini menjadi dewasa dapat mendorong ibu dan bapanya menjadi orang yang sesat dan kufur. Kematian anak ini digantikan dengan anak saleh dan lebih mengasihi kedua ibu bapaknya hingga ke anak cucunya. Ketiga, rumah yang mereka perbaiki adalah milik dua kaka beradik yatim piatu. Bapak kedua anak itu seorang yang saleh. Jika rumah itu tidak diperbaiki, maka warga penduduk kampung tersebut akan menemukan harta anak yatim piatu yang masih kecil tersebut. Wallahu’alam

Demikianlah, kisah perjalanan manusia pilihan Allah yang sarat dengan hikmah dan keteladanan. Allah Maha Mengetahui atas segala sesuatu. Kita sering mendengar istilah, di atas langit masih ada langit. Demikian pula dengan setitik pengetahuan yang kita ketahui, ada orang yang lebih tahu. Begitu seterusnya. Hanya Allah Yang Maha Tahu. Kesombongan kita hanya sia-sia belaka, karena ternyata pengetahuan kita hanya bagian kecil dari pengetahuan-pengetahuan yang tersebut di alam semesta ini.

*Terdapat banyak pendapat tentang tempat pertemuan Nabi Musa dengan Nabi Khidir a.s. Ada yang mengatakan bahawa tempat tersebut adalah pertemuan Laut Romawi dengan Parsi, yaitu tempat bertemunya Laut Merah dengan Samudra Hindia. Pendapat yang lain mengatakan bahwa lautan tersebut terletak di tempat pertemuan antara Laut Romawi dengan Lautan Atlantik. Di samping itu, ada juga yang mengatakan bahwa lautan tersebut terletak di sebuah tempat yang bernama Ras Muhammad yaitu antara Teluk Suez dengan Teluk Aqabah di Laut Merah.

Mengenal Gejala Sakit Haid dan Pencegahannya

Perempuan adalah makhluk unik dengan segala rahasia yang tersimpan di dalamnya. Dia lembut tetapi kuat. Melahirkan adalah bukti nyata dari kekuatan fisik perempuan. Belum lagi dengan beberapa perempuan yang sakit ketika datang bulan atau haid, mereka kuat dan sabar dalam menghadapinya.

image

Siklus kehidupan perempuan memang harus melahirkan dan haid, hal ini menjadi rotasi dari fase kehidupan perempuan. Menstruasi atau haid sebagai tanda kesuburan atau masa produktif perempuan. Adapun ketika berhenti haid, maka wanita berada dalam masa menopause, berakhirnya kesuburan.

Haid sendiri merupakan akibat dari fisiologis dalam tubuh perempuan yang dipengaruhi oleh hormon reproduksi, baik estrogen maupun progesteron. Dan pada masa haid ini seringkali berpengaruh pada mood atau sensitifitas perempuan.

Ketika emosi saya tidak stabil dan sensitif, maka saya memprediksi sebentar lagi haid. Ternyata benar, keesokan harinya saya haid. Pada masa sensitif ini saya hanya bisa mengamati, dan setelah reda, saya meminta maaf kepada orang-orang yang mungkin tersinggung dengan perkataan atau tindakan saya. Tapi tidak jarang yang langsung memahami dan memakluminya.

Pada masa haid, perempuan lebih mudah tersinggung karena adanya ketidakseimbangan hormon esterogen dan rasa nyari yang dirasakan. Demikian kata Dr. Ardiansjah Dara, SpOG dalam diskusi pada perayaan ulang tahun Kiranti.

image

Bertempat di Balai Kartini, 22 April 2015, saya menghadiri ulang tahun Kiranti ke-21. Perayaan ulang tahun yang disertai dengan diskusi edukasi dengan tema, Menemani Wanita dalam Setiap Fase Kehidupan.

Lebih lanjut lagi, Dr. Dara menjelaskan bahwa nyeri haid terjadi karena rahim berkontraksi atau bekerja keras untuk mengeluarkan darah keluar. Bahkan, bagi yang tidak lancar buang air besarnya (BAB) dan stress bisa mengakibatkan nyeri haid semakin sakit. Adapun bagi perempuan yang sudah pernah melahirkan akan lebih berkurang merasakan nyeri haid karena mulut rahim sudah terbuka.

Nyeri haid atau disebut dismenorea itu ada dua, yaitu dismenorea primer dan dismenorea sekunder.

Dismenorea primer disebabkan oleh faktor ketidakseimbangan steroid seks ovarium, biasanya terjadi pada beberapa tahun pertama siklus haid. Sekitar 3-5 tahun setelah siklus haid pertama, terutams pada wanita yang belum pernah melahirkan.

Adapun dismenorea sekunder disebabkan oleh kelainan pada organ rahim, seperti endometriosis, mium, lists dan STD. Untuk mendiagnosa dismenoria sekunder harus melakukan tindakan klinis, seperti USG, laparaskopi, dan pemeriksaan labratorik.

Dengan pemeriksaan tersebut akan diketahui penyakitnya. Seperti mium, yang letaknya di dalam, sisi dan luar rahim. Begitu pula kista, tumor yang ada di dalam ovarium. Mendeteksi penyakit tersebut harus melalui berbagai uji klinis.

image

Dr. Dara menyarankan ketika nyeri haid dengan tidur yang cukup, diet, aktifitas fisik, senam dan fisioterapi.

Berawal karena sering nyeri sakit haid, dr. Shopia Hage melakukan resolusi hidup sehat. Dia memilih menjadi dokter spesialis keolahragaan agar dapat mengedukasi yang lainnya agar memiliki pola hidup sehat.

Tidak berbeda dengan Citra Kirana, artis dan selebritis muda ini mengalami pertama kali haid saat kelas 1 SMP. Ketika nyeri haid, ibu Citra menyarankan Citra untuk minum minuman obat herbal.

Salah satu pengobatan atau pencegahan nyeri haid adalah minum minuman herbal seperti Kiranti. Kiranti sendiri sebagai minuman datang bulan yang masuk pada Obat Herbal Terstandar. Demikian kata Yuna Eka Kristina, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group.

Saya sendiri sering minum Kiranti, bukan hanya karena sedang haid, saya minum karena memang pada dasarnya saya suka minum jamu. Secara praktis, Kiranti menjadi minuman jamu yang hadir dengan kemasan modern sehingga mudah dibawa kemana-mana.

Tersedia tiga varian Kiranti, yaitu Kiranti sehat datang bulan original, Kiranti sehat datang bulan plus juise, dan Kiranti pegal linu. Hadir dari tahun 1994-sampai sekarang, Kiranti tetap konsisten dengan minuman tradisional datang bulan. Selamat ulang tahun ke-21, Kiranti…. :)

Ketika Berani Lebih Bertanggung Jawab dalam Keputusan

Perempuan adalah makhluk yang sangat unik. Dia sangat lemah lembut sekaligus teguh pendirian. Dia bisa sangat sabar sekaligus sensitif. Dia terlihat lemah sekaligus kuat. Paradoks, demikianlah gambaran dalam proses perjalanan kehidupan.

Tak jarang, perempuan dianggap makhluk yang lemah dengan kondisi fisiknya yang lembut. Tetapi seringkali orang melupakan kekuatan dan kesabaran perempuan ketika melahirkan. Bayi yang lahir ke bumi atas jasa seorang perempuan yang kuat, sanggup menahan sakit dan sabar dalam kesakitan. Hal tersebut malah sering terlupakan oleh perempuan itu sendiri, padahal di sana perempuan #BeraniLebih sebagai makhluk Tuhan yang pemberani.

image

Sifat-sifat dan karakter yang telah Tuhan berikan merupakan anugerah yang hendaknya dapat kita gali dan kembangkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesanggupan kita melahirkan anak, sebagai bukti kekuatan fisik perempuan.

Ada banyak potensi lain yang perempuan miliki tetapi tidak disadari oleh perempuan itu sendiri. Mengenali diri sendiri sebagai hal yang dapat dikembangkan untuk mengeksplorasi potensi yang dimiliki sekaligus kekurangan diri.

Kehidupan ini memang paradoks, kita memiliki kelebihan sekaligus kekurangan. Begitu pula saya, sebagai perempuan yang masih berlatih untuk menjadi seorang yang sadar dan memahami diri sendiri.

Setiap manusia memiliki permasalahan dan kompleksitas yang berbeda. Hal yang menurut saya ringan, belum tentu bagi orang lain. Begitu pula sebaliknya.  Seperti halnya dengan jodoh, proses perjalanan hidup saya harus berada untuk menjadi perempuan yang belum menikah. Dulu, sewaktu muda saya melihat orang yang berumur belum menikah merasa kasihan dan berpikir terlalu pemilih. Dan ketika saya mengalami hal tersebut, maka saya pun merasakan kondisi dalam keadaan tersebut.

Iya, pada titik ketika keluarga menanyakan tentang pernikahan,  dan menjadi perbincangan teman-teman, maka saya hanya bisa diam. Bukan hanya itu, perspektif yang dulu saya lontar kepada orang lain, hal itu pula yang saya dengar dari orang lain. Sedih. Iya, sangat sedih. Pada titik tertentu saya berada dalam menanyakan segala hal kepada Tuhan. Sampai pada satu titik akumulasi, bila saya berada dalam keraguan, apakah saya sudah termasuk beriman kepada Tuhan?

Dari sana saya seakan kembali ke nol, belajar dan berlatih menyadari rasa diri. Semua buku kajian dan spiritual saya baca, sampai pada titik, beriman kepada Tuhan, maka beriman kepada takdir Tuhan. Jodoh adalah rahasia Tuhan. Menjalankan pernikahan adalah proses dalam menjalankan kehidupan. Lalu apa tujuan dalam menjalankan kehidupan ini?

Saya sadari, saya memang pemilih. Saya memilih sesuai dengan getar nurani saya. Saya bilang tidak pada seseorang yang memang saya tidak menerimanya. Apa alasannya? Kembali kepada hati sendiri yang mengelak akan hal tersebut. Secara akal tidak logis, tetapi itu pilihan. Ketika saya memilih, maka saya pun harus menerima konsekuensinya.

Dengan demikian, saya mulai berlatih menyadari setiap gerak pikir dan tindakan. Menyadari setiap respon dari emosi jiwa yang datang silih berganti. Menyadari setiap tindakan atau perbuatan ada tanggungjawab atau efek atas apa yang kita lakukan. Semua yang terjadi pada diri saya bukan salah orang lain, apalagi menyalahkan Tuhan, tetapi memang itu keadaan berdasarkan  pilihan saya.

Penerimaan diri dalam menjalankan takdir Tuhan adalah keikhlasan menuju kebahagiaan. Maka, setiap keputusan yang kita ambil adalah tindakan #BeraniLebih dalam menjalankan kehidupan.

Facebook: yuliarahmawati.54
Twitter: @yulmasi
Linkedin: yuliarahmawati

Naratas Jalan Mulang

Sapanjang jalan aya carita nu maturan
Dipirig ku hariring kawih nu leuwang
Dipepende ku hiliwir angin nu simpe
Ngajak mulang ka sarakan

Lalaunan mapay jalan pinuh jungkrang
Mipir gawir nu lungkawing
Milih jalan nu mernah
Di antara cagak kahayang
Aya harewos yen mulang can waktuna
Balik can mangsana

Barang ringkang kalah nyorang gelebug waktu
Ti soledat na paripolah salah
Ti gebrus ka lembah hariwang
Aya kumolepat kingkilabatan ati
Bet kapahung ku waktu
Ka sarung ku kahayang nu pasulabreng
Ka sasar ku langkah nu nyimpang

Antara halimun jeung mega nu malekmeuk
Nyimpen hujan cipanon ka hanjakalan jeung pangampunan
Tapi tutunggul gunung jadi pangharepan
Hibarna surya jadi tumpuan
Yen masih bisa naratas jalan mulih ka jati mulang ka asal

Lima Alasan Berwisata ke Pulau Bidadari

Pulau Bidadari berada di Kepulauan Seribu, masih termasuk pada wilayah Provonsi DKI Jakarta. Sering saya mendengar tentang Pulau Bidadari, namanya yang eksotis menggambarkan kecantikan. Pulau yang cantik dan eksotis. Alhamdulillah, tak disangka saya mendapatkan kesempatan untuk berkunjung dan menjelajah Pulau Bidadari berkat Viva.co.id yang bekerjasama dengan PT. Seabreez Indonesia mengadakan One Day Trip Pulau Seribu. Ternyata, berwisata ke Pulau Bidadari sangat menyenangkan. Ada lima alasan yang menyebabkan saya terpukau dengan pulau ini, bagaimana dengan teman-teman? image

Kamis, 16 April 2015, selepas Subuh saya sudah bersiap berangkat. Saya naik angkot arah Cawang, karena berniat naik Transjakarta ke Ancol, rute PGC – Ancol. Bisa juga naik Transjakarta dari Kampung Melayu. Namun sayang, ketika masuk jalan Kalimalang, angkot berhenti dan tersendat macet. Melihat jam masih jam 06.00 pagi, saya masih santai karena jarak ke Cawang cukup dekat. Tetapi angkot tidak bergerak sampai jam 06.30 WIB, saya pun berpikir bahwa tidak mungkin sampai Cawang jam 07.00 sedangkan jam segitu saya masih aja daerah Borobudur padahal janjian di Marina jam 08.00 WIB. Maka, saya pun turun dan mencari ojek arah Stasiun Klender. Berdasarkan petunjuk teman, saya naik KRL dan turun di Stasiun Kampung Bandan. Dari sana saya naik Transjakarta untuk masuk ke pintu Ancol. Ternyata, memang dekat sekali Stasiun Kampung Bandan ke Ancol, perjalanan hanya satu halte. Naik dari halte bis Transjkarta Pademangan yang letaknya memang di depan Mall Mangga Dua.

Di Marina sudah hadir teman Blogger lainnya. Ada keceriaan dan kegembiraan, serta ada selfie sebagai bukti telah mengikuti one day trip Pulau Bidadari. Hal yang sebagian teman khawatirkan tentang mabok laut, alhamdulillah dapat dilewati. Perahu yang kami naiki adalah perahu dengan kondisi yang bagus, ada musik, diiringi tour guide, kursi yang empuk dengan keamaan yang nyaman, dan yang jelas setiap penumpang telah mendapatkan asuransi kendaraan.

Hanya berperahu 20 menit dari Marina, Ancol, kami sudah sampai di Pulau Bidadari. Wow… pulau yang indah dengan fasilitas yang mewah. Setelah sejenak beristirahat melepas lelah, kami diajak keliling pulau. Dari sini saya menyimpulkan lima alasan kenapa kita harus berwisata ke Pulau Bidadari. Belum lagi dengan penjelasan pada saat talkshow dari Bapak Agus Rochiyardi sebagai Presiden PT. Seabreez Indonesia. Beliau memaparkan perkembangan pariwisata di Indonesia, termasuk bagaimana dalam mengelola dan mengembangkan wisata Indonesia. Dalam perkembangan wisata Indonesia, dibutuhkan kerjasama antara pemerintah dengan para pengembang wisata.

Untuk pengembangan wisata, Viva.co.id turut serta dalam mempromosikan setiap objek wisata. Dengan media agrigatornya Vivalog, menerima tulisan dari para Blogger. Viva.co.id. sudah menyiapkan sistem dan server terbaik untuk mempermudah dalam penyampaian pesan Blogger. Demikian kata Maryadi, Chief Editor Viva.co.id.

Pulau Bidadari sebagai tempat wisata menyediakan paket-paket wisata. Fasilitas dan wahana yang tersedia menjadikan Pulau Bidadari sangat mudah dan nyaman untuk dikunjungi. Demikian kata Ibu Andi Asteryna, Marketing PT. Seabreez.

Dari penjelasan dan hasil keliling pulau, saya mendapatkan lima alasan untuk berkunjung ke Pulau Seribu, yaitu:
image

1. Lumba-lumba
Lumba-lumba adalah binatang yang lucu dan cerdas. Saya menyukai lumba-lumba, bahkan berkeinginan punya boneka lumba-lumba. Untuk kesehatan, lumba-lumba bisa menjadi media terapi bagi penderta autis karena gelombang senor yang dipancarkan dapat merangsang saraf-saraf tubuh bila dilakukan secaa intensif. Yang jelas, saya memang suka lumba-lumba.

Dengan memilih paket Swim with Dolphin atau Feeding Dolphin, kita bisa melihat dan berinteraksi dengan lumba-lumba. Lumba-lumba ini memiliki jadwal makan, makan pagi atau sarapan sekitar jam 09.00-09.30, makan siang pukul 13.30-14.00, dan makan sore pukul 16.30-17.00 WIB. Pada jam makan tersebutlah kita bisa melihat lumba-lumba. saya sekali, karena kemaren datangnya di luar jam makan, saya hanya melihat lumba-lumba dari kejauhan.

2. Benteng Martello
image

Benteng yang dibuat oleh Belanda ini masih berdiri cukup gagah meski sudah diterjang ombak dan badai. Benteng menara pengawas atau Martello ini dibangun pada tahun 1849. Bentuk bangunannya lingkaran, lantainya bertingkat, dan di sekelilingnya terdapat jendela besar. Saat berkeliling, tourguide menanyakan tempat masuknya, karena sampai sekarang, pintu masuk benteng masih misteri.
image

Serangan dari Britania Raya sekitar tahun 1800 M yang melatarbelakangi pembangunan benteng ini. Pada tahun 1803, Belanda kembali menguasai pulau ini lalu membangunnya sejak tahun 1827 dengan pekerjanya melibatkan Tionghoa dan para tahanan. Di benteng ini pernah ditemukan adanya gudang penyimpan amunisi.

3. Labirin Bidadari
Labirin Bidadari sebagai lintasan untuk melewati hutan lindung. Pohon merupakan sumber mata air. Meskipun berada di kepulauan, air di pulau ini ketika saya wudhu tidak berlendir ataupun asin. Adanya pohon-pohon besar yang mengisi pulau ini, tidak berlebihan bila pulau ini memiliki sumber air bersih. Memelihara pohon dan alam sekitar menjadi hal penting dalam berkehidupan. Bukan hanya pohon bakau yang berderet, pohon-pohon besar masih terdapat di pulau ini.

4. Daur ulang Sampah
Hal menarik lainnya adalah daur ulang sampah. Di pulau ini, setiap sampah dapat dimanfaatkan menjadi kasesoris yang menarik. Kita juga dapat melihat dan turut serta dalam proses daur ulang sampah.

image

5. Pulau Bidadari
Saya menyebut Pulau Bidadari sendiri sebagai alasan saya untuk berkunjung ke pulau ini. Kenapa pulau ini dinamakan Pulau Bidadari. Setelah mendengarkan tourguide dan ngubrek Om Google, bahwa penyebutan Pulau Bidadari ini berasal orang-orang Belanda yang menyebut pulau ini dengan Purmered. Nama Bidadari mulai dikenal sampai sekarang. Belanda menjadikan pulau ini sebagai benteng pertahanan dari serangan musuh.

Banyak temuan sejarah di tempat ini, seperti angkur besi, ubin, dan batu andesit. Bahkan, ada bak air yang fungsinya diperkirakan sebagai pengatur debit air.

Jelaslah, bahwa pulau ini mengandung nilai sejarah. Unsur eksotiks dan sejarah menyatu pada Pulau Bidadari. Tidak berlebihan bila pulau ini akan menjadi pulau wisata heritage, sebagai wisata sejarah dalam memperkenalkan sejarah sekaligus alam Indonesia.
image

Dengan fasilitas resort, restoran, dan hiburan lainnya seperti banana boat menjadi daya tarik tersendiri. Kita bisa rekreasi sambil mendalami sejarah. Untuk informasi lebih jelas tentang paket dan harga wisata bisa dilihat di websitenya, http://www.pulaubidadariecoresort.com dan twitter @bidadaripulau. Itu lima alasan saya untuk berkunjung kembali ke Pulau Bidadari, bagaimana dengan Anda?

http://log.viva.co.id/iframe

http://news.viva.co.id/iframe/kabarterbaru

Tiga Pesan dalam Tulisan

Menulis bukan hanya sekedar membuat tulisan, tetapi bila kita kaji dan pelajari, dalam menulis bukan hanya tentang aku, apalagi untuk tulisan yang dipublikasikan di media massa ataupun media sosial.

Ketika menulis, bukan hanya tentang aku, tetapi juga berbicara kamu, dia dan mereka. Jangan heran bila ada tulisan yang dibaca oleh pembacanya akan berbeda. Singkatnya, ketika menulis bukan hanya bicara diri, tetapi bicara pembaca juga. Ada koneksi antara tulisan dan pembaca, sehingga tulisan tersebut hidup dan hadir di hati atau pikiran pembaca. Pesan yang disampaikan oleh penulis dapat terbaca oleh pembaca. Adapun baik atau buruknya tulisan feedback dari hasil pemahaman pembaca.

Tulisan yang kita tuliskan, pada dasarnya adalah informasi yang kita sampaikan kepada yang lain. Interaksi yang dibangun antara penulis dan pembaca melalui tulisan. Dalam komunikasi, ketika pesan ingin disampaikan oleh komunikator, maka dia akan mengkaji terlebih dahulu pesan yang akan disampaikan dan siapa komunikannya.

Dalam berkomunikasi, Brown dan Levinson (2009:184) menyebutkan bahwa memilih strategi pesan mana yang akan kita sampaikan tergantung rumusan berikut, Wx = D(S,H) + P (H,S) + Rx. Rumusan ini mengejawantahkan bahwa jumlah usaha (W) yang dilakukan seseorang bergantung pada jarak sosial (D) di antara pembicara (S) dan pendengar (H), ditambahkan dengan kekuasaan (P) pendengar atas pembicara, ditambah resiko (R) menyakiti orang lain.

Dengan demikian, dalam penyusunan tulisan harus memperhatikan segala hal, termasuk di dalamnya perencanaan penulisan, yaitu:

1. Pembaca
Dalam penulisan, kita harus tahu siapa yang akan membaca tulisan kita. Bisa juga ditujukan kepada siapa pesan tersebut disampaikan. Bila sudah jelas pembacanya, maka kemudian mengolah pesan tulisannya.
Hal ini agar ada sinkronisasi pesan, sehingga pesan kita pun dapat dipahami dengan mudah.

2. Isi pesan.
Setelah tahu sasaran pembaca, maka kita membuat pesan sesuai dengan keadaan pembaca. Misalnya, target pembaca kita adalah remaja, maka menulis dengan segmentasi keadaan remaja.

Dalam penulisan pesan berita,biasanya  memperhatikan 5W+1H (Who/siapa, What/apa, When/kapan, Where/dimana, Why/kenapa, dan How/bagaimana). Hal ini penting untuk penjabaran pesan agar mudah dipahami.

a) Who (siapa). Tulisan mencakup orang, lembaga, organisasi, perusahaan dan sebagainya.
b) What (apa). Peristiwa dengan menjawab apa yang terjadi.
c) When (kapan). Berbicara tentang waktu peristiwa.
d) Where (dimana). Berkenaan dengan tempat kejadian.
e) Why (kenapa). Memaparkan latarbelakang peristiwa tersebut.
f) How (bagaimana). Menceritakan proses kejadian.

3. Feedback
Kenapa saya bicara feedback, karena dari feedback itu saya tahu kualitas dari pesan tulisan. Apakah sesuai dengan tujuan saya dalam penulisan pesan atau tidak. Dari sini kita bisa terus berlatih dan berlatih meningkatkan kualitas tulisan.

Dengan demikian, mari kita menulis, menulis, dan menulis. :)

Belanja Online Shopious, Pasti Banyak Pilihan…

Belanja barang sekarang bisa semudah menjentikkan jari. Kemudahan dalam berbelanja ini tidak lepas dari kemajuan teknologi komunikasi. Dengan jaringan komunikasi, para pelanggan bisa memilih barang yang kita kehendaki. Salah satunya di Shopious. Sebetulnya, sudah lama saya mencari celana panjang buat jalan-jalan ke gunung atau ke pantai. Sebagai yang biasa ngaprak, atau tukang jalan, maka celana panjang yang nyaman dan mudah dilipat.

Ada cerita kocak sekaligus memalukan kenapa saya harus benar-benar mencari celana panjang yang enak buat jalan. Ketika saya jalan-jalan ikut Jatigede tour, daerah Sumedang, seperti biasa acara jalan-jalan, saya mempersiapkan semua pakaian, termasuk baju tidur karena menginap. Saya sudah beberapa kali trip ke daerah tersebut, maka yang saya siapkan adalah pakaian dalam, baju, baju tidur, dan kerudung. Saya membawa baju seminimal mungkin, karena banyak yang sudah muat lagi, termasuk celana panjang.

Baca lebih lanjut